Friday, 13 December 2019

Polisi Tangkap 2 Tersangka Pembunuhan

post-top-smn

Penemuan mayat perempuan tanpa busana di Pantai Paseban Jember membawa penyelidikan polisi ke wilayah Lumajang.

Lumajang, suaramedianasional.co.id – Penemuan mayat perempuan tanpa busana di Pantai Paseban Jember membawa penyelidikan polisi ke wilayah Lumajang.
Polres Lumajang dan Tim Resmob Polres Jember, menangkap 2 tersangka pelaku pembunuhan tersebut, yakni M. Syafi’i (24 thn)dan MNR (15 thn) keduanya warga asal Dawuhan Wetan, Kecamatan Rowokangkung. “Tentu menjadi keprihatinan karena ada keterlibatan anak di bawah umur dan masih berstatus pelajar pula,” ujar Kapolres Lumajang, AKBP M. Arsal Sahban.
Pada polisi, kedua tersangka mengaku tak merencanakan pembunuhan tersebut. Hal ini bermula saat tersangka M Syafi’i  dengan korban memiliki janji berkencan, dan korban memasang tarif sebesar Rp. 50 ribu.
Syafi’i mengajak MNR untuk bertemu dengan korban dan setelah berjumpa,  Syafi’i meminta MNR membawa sepeda motornya, dia sendiri berboncengan dengan korban menuju ke areal makam Sentono  di pinggir sungai, masuk Dusun Krajan 2, Desa Dawuhan Wetan, Kecamatan Rowokangkung.
Sesampai di lokasi, Syafi’i langsung bersetubuh dengan korban. Namun setelah selesai, terjadi adu mulut diantara keduanya, lantaran korban meminta bayaran lebih.
Pelaku pun akhirnya emosi dan memukul korban pada bagian kepala dengan tangan kosong, dan juga sempat beberapa kali memukul dengan helm milik korban.
MNR yang menyusul ke lokasi mengaku menemukan korban sudah terlanjur dalam keadaan setengah sadar.
Kepanikan pun melanda keduanya, tanpa memeriksa apakah korbannya masih hidup atau tidak, kedua  pria ini melempar tubuh korban tanpa busana itu ke sungai Bondoyudo yang mengalir ke Pantai Paseban, Kabupaten Jember.
Setelah kejadian tersebut, tersangka mengambil tas milik korban yang berisi perhiasan emas serta sepeda motor milik korban, dan selanjutnya  di jual di wilayah Situbondo.
Walau kedua tersangka mengaku tak merencanakan membunuh korban, namun polisi tak percaya begitu saja. Apalagi harta benda korban terbukti diambil dan dijual oleh kedua tersangka. “Kami akan menyelidiki lebih lanjut atas motif pembunuhan ini,” ujar Kasatreskrim Polres Lumajang, AKP Hasran.
Pada saat ditangkap, M. Syafii melawan petugas, sehingga terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan ke kaki kiri. Saat ini tersangka M. Syafii dibawa ke RS Bhayangkara, untuk mendapatkan perawatan. (tik)
post-top-smn

Baca berita terkait