Sunday, 20 October 2019

Perkawinan di Catatan Sipil

post-top-smn

= 312 perkawinan catatan sipil 312

Kediri, SMN – Pasangan yang ingin menikah di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil sebaiknya terlebih dulu datang ke kantor tersebut jauh hari sebelum hari pernikahan. Hal tersebut diperlukan untuk memastikan persyaratan dan dokumen yang dibutuhkan sehingga semuanya dapat dipenuhi sesuai ketentuan dan berjalan lancar. Selain itu juga untuk dapat memastikan jadwal pernikahan karena bisa jadi cukup banyak yang akan melaksanakan pernikahan sehinggga memerlukan antrian.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kediri, Drs. Purwanto Adiprabowo, MSi. sesaat sebelum memimpin acara pencatatan perkawinan pasangan mempelai agama Hindu di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil pada hari Kamis (12/2). Pada hari itu ada empat pasangan yang akan melakukan pencatatan perkawinan, 2 dari pasangan perkawinan agama Kristen dan 2 dari pasangan agama Hindu.

Sebelum acara dimulai Purwanto mempersilahkan kepada keluarga mempelai untuk melakukan do’a bersama sesuai kepercayaannya yaitu agama Hindu yang dipimpin oleh pemuka agama hindu yang biasa disebut Mangku.

Selanjutnya Purwanto meneliti dan membacakan semua persyaratan dan data-data terkait pernikahan di Catatan Sipil. Setelah persyaratan administrasi dinilai lengkap. Purwanto membacakan Undang-undang No 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan. Selain itu juga dijelaskan beberapa poin penting dari beberapa pasal dalam Undang-Undang Pernikahan tersebut mulai, tujuan pernikahan, keabsahan pernikahan, hak dan tanggung jawab masing-masing Suami dan Istri serta hal penting lainnya.

Selanjutnya masing-masing calon mempelai dengan dipandu petugas pencatat Catatan Sipil, melakukan penandatanganan dokumen pernikahan diikuti, orang tua mempelai serta saksi-saksi dan petugas dari kantor Catatan Sipil

Setelah penandatanganan dokumen pernikahan selesai dan ditandatangani semua oleh mempelai, orang tua dan saksi-saksi serta Kepala Dinas maka pencatatan perkawinan di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, dinyatakan secara sah dan mempelai berdua sudah bisa dikatakan resmi menjadi suami-istri.

Terakhir Purwanto membacakan dokumen Pencatatan Perkawinan di Catatan Sipil yang telah ditandangani mempelai berdua, saksi-saksi dan orang tua dan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, selanjutnya menyerahkan kepada mempelai berdua.

Beliau memberikan beberapa arahan kepada semua yang hadir bahwa pasangan mempelai telah sah menjadi suami istri sesuai pernikahan di pencatatan sipil dan memberikan ucapan selamat menempuh hidup baru dan mendo’akan kedua mempelai selalu berbahagia, tetap rukun serta langgeng pernikahannya.

Selanjutnya pencatatan pernikahan kedua, ketiga dan keempat pasangan calon mempelai dipimpin oleh Muhtadin, SP. MMA. Kepala Bidang Pencatatan Sipil, seperti pada saat Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil memimpin acara. Pencatatan perkawinan diawali dengan do’a bersama yang dipimpin pemuka agama sesuai agama mempelai, dan pengecekan kelengkapan dokumen-dokumen, penjelasan Undang-Undang Pernikahan, Penandatanganan dokumen dan Pembacaan Dokumen Pernikahan yang telah ditandangani mempelai, saksi-saksi, orang tua kedua mempelai dan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. (Adv-Hms/kan)

post-top-smn

Baca berita terkait