Saturday, 16 November 2019

Pemkab Sampang Gelar Peringatan Malam Nuzulul Qur’an 17 Ramadhan 1440

post-top-smn

Pemkab Sampang menggelarkan peringatan malam Nuzulul Qur’an 1440 H di pendapa kabupaten, Jl. Wijaya Kusuma, Sampang, rabu (22/05).

Sampang, suaramedianasional.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang menggelarkan peringatan malam Nuzulul Qur’an 1440 H di pendapa kabupaten, Jl. Wijaya Kusuma, Sampang, rabu (22/05).
Mengangkat tema “Sesungguhnya Kami Telah Menunrunkan Al-Quran pada Malam Kemuliaan,” Pemkab Sampang menghadirkan penceramah ternama kelahiran Kabupaten Sumenep, KH. Ahmad Imam Mawardi.
Hadir pada acara Nuzulul Qur’an, Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi, juga turut hadir Wakil Bupati, H. Abdullah Hidayat dan unsur Forkopimda lainnya, Seluruh Kepala OPD, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Ibu Darmawanita PKK, dan sebagian staf OPD Sampang.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra),  Moh. Tolkhah menuturkan dalam sambutannya, acara malam Nuzulul Quran adalah kegiatan rutin Pemkab Sampang setiap bulan Ramadhan, sebagaimana mengingat dan mengamalkan kitab suci umat Islam, guna meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Sementara Bupati Sampang yang akrab disapa H. Idi, dalam sambutanya menyampaikan bahwa Nuzulul Quran adalah turunnya Al Quran, wahyu Allah yang diberikan kepada Nabi Muhammad untuk disampaikan dan diajarkan kepada seluruh umat Muslim di dunia. Untuk itu, selalu amalkan dan jadikan pedoman hidup,  agar hidup kita bermanfaat.
“Jadikan Al Quran sebagai pedoman hidup, agar hidup kita bermanfaat dan jadikan Ramadhan ini momentum meningkatkan keimanan dan takwa kepada Allah,” tuturnya.
Al Quran merupakan pegangan hidup muslimin, merupakan tuntunan serta petuniuk yang ideal bagi manusia dalam mengarungi bahtera kehidupan ini.
Di akhir sambutannya, H. Idi bersama Pimpinan Forkompimda memberikan santunan kepada sejumlah anak yatim piatu.
Acara inti, ceramah agama dari K.H. Ahmad Imam Mawardi selaku pengasuh Pondok pesantren Bustanul Ulum yang berada di tempat asalnya di Lenteng, Sumenep dan Pondok Pesantren Kota Alif Laam Miim yang berada di Kebonsari Surabaya.
Dalam ceramahnya, K.H. Ahmad Imam Mawardi memaparkan dasyatnya Al Quran. “Di dalam Al Quran terdapat konsep hidup manusia dalam segala bidang, semua problem manusia sudah dijawab oleh Al Quran,” jelasnya.
Lebih lanjut, K.H. Imam menjelaskan bahwa Alquran tidak hanya mengatur hubungan manusia dengan tuhannya, akan tetapi juga mengatur hubungan antara sesama manusia bahkan dengan alam lingkungannya. Selain itu segala sisi kehidupan manusia dengan segala problemnya selalu terdapat jawabannya dalam Alquran. Tidak ada kitab yang ada di dunia ini yang lengkapnya sepertl Al Quran.
Dengan khasnya pidato sedikit bercanda dan menghibur, K.H. Imam menuturkan kunci hidup sehat adalah harus bahagia, hidup bahagia harus hidup, sementara dalam hidup menghadapi segala himpitan masalah, harus bernafas. Spontan para undangan yang hadir tertawa.
Kembali K.H. Imam memotivasi hidup agar lebih baik dan tegar menghadapi himpitan masalah kehidupan. “Ingat, bulu ketiak dihimpit setiap waktu, bukan mati, namun sebaliknya semakin hidup tambah panjang, masak kita manusianya lemah dan mau mati” pungkas K.H. Imam.
Spontan lagi, para undangan tertawa. Artinya, Setiap manusia yang beriman wajib perpedoman pada Al Quran dalam mengarungi kehidupan. Dimana Al Quran sebaik – baik petunjuk.
Al Quran mengajarkan, hidup semangat, diawali do’a, usaha, ikhtiar, tawakkal dan ikhlas,  serta kembali pada doa kepada sang pencipta, Allah Swt.
“Alhamdulillah, malam ini kita kembali dapat memperingati Nuzulul Quran, semoga tahun depan bisa kembali berjumpa. malam ini di mana Allah pertama kalinya menurunkan Al Quran kepada Nabi Muhammad, sebagai hudanlinnas atau pedoman bagi kehidupan kita yang lengkap karena mengandung banyak hikmah, sejarah, aturan hukum dan moral,” tutup K.H. Imam. (why)
post-top-smn

Baca berita terkait