Thursday, 17 October 2019

Pembangunan Irigasi Dukung Swasembada Pangan

post-top-smn

KEDIRI - IRIGASI 1

Kediri, SMN – Pembangunan pertanian untuk memperkuat kemandirian pangan menuju swasembada pangan tidak akan berhasil tanpa peran aktif dan dukungan para petani untuk itu program perbaikan irigasi tersier berpola PPIP yaitu kegiatan yang bersifat partisipatif aktif petani mulai perencanaan, pelaksanaan sampai pelaporan dan pertanggungjawabannya.

Kunjungan kerja Bupati Kediri dr.Hj. Haryanti Sutrisno ( Sabtu,24/1 ) di wilayah Kecamatan Plemahan merupakan tindak lanjut Pencanangan Gerakan Perbaikan Irigasi ( PGPI ) dalam mendukung peningkatan produksi pertanian minimal 10 % dari capaian tahun sebelumnya. dr.Hj. Haryanti Sutrisno di Balai Desa Plemahan melakukan dialog dengan para kelompok tani Rukun Makmur I Desa Pemahan,HIPPA Sri Rejeki Desa Tego Wangi dan HIPPA Jaya Abadi Desa Payaman.

dr.Hj. Haryanti Sutrisno dalam kesempatan tersebut mengatakan berawal dari terpilihnya Jokowi sebagai presiden mencanangkan 3 tahun dalam kepemimpinannya sudah harus swasembada pangan untuk itu diinstrukkan kepada menteri terkait bahkan Kasad juga diminta mensukseskan program tersebut. Seperti bantuan saluran tersier kali ini harus sukses dan jika bisa harus lebih baik dari daerah lain. Untuk itu tolong kepada kelompok tani dan Hippa yg menerima bantuan saluran tersier ini harus betul-betul dikerjakan seefisien mungkin namun tetap tidak mengurangi kekuatan dan kualitas bangunan.

KEDIRI - IRIGASI 2

Karena pada saat ini musim tanam maka saya himbau para petani disini untuk memanfaatkan lahan atau pekarangan kosong dapat ditanami dengan tanaman unggul yang dapat berbuah sekitar usia 3 tahun. Namun demikian para petani harus merawat dengan sungguh-sungguh karena harga dan tanaman unggul ini mahal dan produksi buahnya juga unggul. Untuk itu kami perintahkan kepada Petugas Penyuluh Lapang (PPL) dan Perangkat desa untuk selalu mendampingi para petani dalam penanaman buah unggul tersebut agar dapat hidup dan berkembang sampai berbuah. Jika ditemukan kendala dalam penanaman dan kematian tanaman unggul tolong segera lapor ke perangkat desa dan PPL untuk segera mengganti tanaman unggul tersebut. Jelas dr.Hj. Haryanti Sutrisno

Untuk segenap Kades yang pada tahun 2015 akan memperoleh dana desa yang cukup tinggi juga harus perhatian dan mendukung segala keperluan pertanian dalam rangka swasembada pangan sebagaimana program pusat maupun Pemerintah Kabupaten Kediri.

Selain itu tolong kepada para petani juga harus mengurangi pemakaian peptisida dengan menggunakan pupuk organik dari limbah ternak dan pertanian karena kita ketahui dalam rangka menghadapi MEA maka kualitas produk pertanian kita harus bebas dari residu peprisida sehingga produk pertanian kita nantinya dapat menembus pasar ekspor dan menyehatkan konsumen. Tandas dr.Hj. Haryanti Sutrisno

Intinya Pemerintah memang harus membantu keperluan rakyatnya, namun demikian jangan sampai masyarakat hanya melulu minta bantuan terus menerus dan selalu menggantungkan keperluan tersebut hanya pada pemerintah namun harus juga berfikir apa yang dapat diberikan masyarakat kepada kesuksesan program dan kegiatan yang diprioritaskan pemerintah ini dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional menuju Swasembada Pangan.tambah dr.Hj. Haryanti Sutrisno. (adv/kan)

post-top-smn

Baca berita terkait