Wednesday, 13 November 2019

PDAM Lempar Handuk, PT Alam Wiratama Kencana Tawarkan Kerjasama ke Pemkab Karo

post-top-smn

Kebocoran pipa PDAM Tirta Malem.

Karo, suaramedianasional.co.id – Problem kesulitan air bersih di Kabanjahe dan daerah lain di Kabupaten Karo sepertinya sudah akut. Ironisnya, Kabupaten Karo sebenarnya adalah daerah yang kaya akan sumber air yang melimpah.
Hal ini yang ditangkap oleh
PT Alam Wiratama Kencana untuk menawarkan kerjasama pada Pemkab Karo tentang pemenuhan air bersih untuk warga setempat, terutama di Kabanjahe.
Direktur PT Alam Wiratama Kencana, Rusli Kaban, kepada sejumlah wartawan, Minggu (19/05) mengungkapkan, perusahaannya percaya diri untuk menawarkan solusi atas kesulitan air di Karo. “Kami berpengalaman di berbagai negara, dalam hal pengelolaan air bersih,” ungkapnya.
Menurut dia, pengelolaan air bersih menggunakan sistem membran dan memiliki  kunggulan seperti, biaya investasi yang lebih kecil, biaya produksi yang efesien, sistem bersifat modular, meminimalisir human error, kualitas air yang stabil dan prima, membantu menciptakan greenzone dan sistem yang mandiri.
Sumber air yang bisa diolah dan dikelola oleh PT Alam Wiratama Kencana, yakni air baku, air sungai, air danau dan air laut dengan menggunakan tehknologi mutakhir dari Amerika dan Arab. “Dengan mesin dan tekhnologi itu, air sungai Lau Biang di seputaran Laudah, Kabanjahe bisa dimanfaatkan menyuplai air bersih, bahkan dipastikan air berlimpah, selama 24 jam air dapat datang ke rumah-rumah pelanggan,” imbuhnya.
Menurut Rusli Kaban yang juga putra daerah, kelahiran desa Bintang Meriah Kecamatan Kutabuluh Kabupaten Karo, dirinya merasa prihatin melihat kondisi PDAM Tirta Malem Kabanjahe. Dia mengaku merasa tertantang menghadirkan PT Alam Wiratama Kencana di daerah kelahirannya sendiri untuk memenuhi kebutuhan air minum.
“Seandainya ada kesepahaman dengan Pemkab dan DPRD Karo, kami hanya butuh waktu 5 bulan untuk mengerjakan pembangunan instalasi, mesin dan peralatan pendukung. Pegawai PDAM tetap difungsikan sesuai kebutuhan dengan catatan kami berdayakan dengan manajemen professional, Pemkab Karo hanya menyediakan tanah seluas 1500 meter persegi dekat Laudah,” tutur Rusli Kaban. (ius)
post-top-smn

Baca berita terkait