Thursday, 17 October 2019

Optimalkan Pelayanan Peserta, BPJS Kesehatan Kembangkan Sistem Rujukan Online

post-top-smn

JEMBER, SMN – Dalam rangka meningkatkan pelayanan dan kepuasan kepada peserta, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan melakukan inovasi terbaru dengan pengembangkan layanan sisten rujukan online.

Hal ini, menurut Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jember, Tanya Rahayu, adalah untuk mempermudah peserta Jaminan Keseharan Nasional (JKN) dalam mendapatkan pelayanan kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama( FKTP) dan juga Fasilitas Kesehatan Tingkat Rujukan Lanjutan (FKTRL).

BPJS Kesehatan Cabang Jember, kata Tanya memberikan Sosialisasi Rujukan Berjenjang Berbasis Kompetensi melalui Integrasi Sistem Informasi yang dihadiri seluruh fasilitas kesehatan FKTRL atau rumah sakit mitra BPJS Kesehatan di wilayah Kabupaten Jember.

“Kegiatan ini diselenggarakan untuk memastikan seluruh mitra memahami dan nantinya dapat berjalan efektif sebelum  diujicobakan pada 15 Agustus 2018 sampai dengan 30 Agustus 2018 nanti,” kata Tanya, tadi pagi.

Sementara itu Kepala Bidang (Kabid) Penjaminan Manfaat Rujukan BPJS Kesehatan Cabang Jember, Aissyiyah Nur Annisa pada kegiatan tersebut menjelaskan bahwa sistem rujukan online ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

“Dengan sistem ini, alur rujukan sama seperti menggunakan rujukan manual. Hanya saja peserta JKN-KIS tidak perlu membawa surat rujukan dari FKTP menuju FKTRL yang dituju karena semua berbasis online,” jelasnya.

Peserta hanya menunjukkan kartu KIS atau bisa juga menggunakan KIS digital melalui Aplikasi Mobile JKN. Proses entry rujukan dilaksanakan oleh FKTP yang memiliki jaringan komunikasi data/ JARKOMDAT. Untuk wilayah Kabupaten Jember dan Lumajang  seluruh FKTP sudah menggunakan JARKOMDAT.

“FKTP harus memiliki sarana dan prasaran yang mendukung untuk penerapan sistem rujukan online ini. Jika tidak sistem ini tidak akan berjalan efektif,” tegas Aissyiyah.

Selain itu, sistem ini juga bertujuan untuk mempercepat proses pelayanan kepada peserta di rumah sakit /FKTRL karena data yang diperlukan tidak perlu di entry ulang oleh pihak administrasi rumah sakit tempat peserta dirujuk.

Dengan begitu akan secara otomatis akan mengurangi panjang antrian dalam proses administrasi pelayanan peserta.

“Sistem rujukan ini tentunya memiliki banyak kelebihan khususnya dalam kecepatan akses pelayanan kesehatan baik nanti akan dirasakan oleh peserta dan juga fasilitas kesehatan,” ujar Aissiyah saat melakukan paparan materi sosialisasi.

Perlu diketahui bahwa jumlah peserta JKN-KIS di wilayah Kabupaten Jember dan Lumajang adalah 2.223.179 jiwa.

Dan dalam memberikan pelayanan kepada peserta, BPJS Kesehatan Cabang Jember telah bekerjasama dengan dengan 190 FKTP yang terdiri atas 75 Puskesmas, 52 Dokter Praktik Perorangan, 43 Klinik, 20 Dokter Gigi dan 4 Apotek Rujuk Balik.

Sementara itu di tingkat FKTRL, telah bermitra dengan 16 RS,  16 Apotek IFRS dan 7 Optik. (afu)

post-top-smn

Baca berita terkait