Thursday, 14 November 2019

Kirab Budaya HUT Pacitan, Indartato Ajak Masyarakat Mikul Dhuwur Mendhem Jero

post-top-smn

Pacitan Kirab

Pacitan, SMN – Bupati Pacitan, Drs. H. Indartato, MM mengajak kepada segenap masyarakat Pacitan untuk meneladani para pendahulu di Kabupaten Pacitan dengan cara mikul dhuwur mendhem jero.

Hal itu disampaikan orang nomor satu di Pacitan ini saat menyampaikan sabdotomo atau pidato utama dalam pagelaran kirab budaya Hari Ulang Tahun Pacitan (HUT) Pacitan, Kamis (19/2/2015) di Pendopo Kabupaten Pacitan.

Dalam pidato yang berbahasa jawa tersebut, Indartato mengajak segenap masyarakat Pacitan meneladani apa yang dilakukan para sesepuh dan para pendahulu di Pacitan. Secara harfiah, makna mikul dhuwur mendhem jero sendiri dapat diartikan sesuatu yang harus dijunjung tinggi dan ada yang harus ditanam dalam-dalam.

“Lelakon para sesepuh ngantos jejering bupati Pacitan kathah rintangan, pramilo mugiyo kito tansah mikul dhuwur mendhem jero, menjadi pelayan ingkang sae kagem masyarakat, anggayuh Pacitan ingkang sejahtera lan kerto raharjo,” paparnya saat menyampaikan sambutannya.

Dalam acara ini sendiri, kirab budaya menjadi acara puncak peringatan Hari Jadi Pacitan (Hajatan) ke-270, dengan diawali dari prosesi kirab kereta kencana yang diiringi, 270 pasukan tombak, pasukan pedang, pasukan pataka, musik pengiring, kemudian 15 dokar dan tidak ketinggalan gunungan pace.

Prosesi acara sendiri diawali dengan arak-arakan Bupati Indartato hingga sampai ke Pendopo Pacitan, kemudian acara Sabdotomo, dan dilanjutkan dengan adat rebut buceng dan makan nasi tempelangan bersama warga Pacitan.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut para tokoh Pacitan, diantaranya adalah Bupati Pacitan Indartato beserta istri, Wakil Bupati Pacitan Soedjono, Sekretaris Daerah Pacitan Suko Wiyono, Ketua DPRD Pacitan Ronny Wahyono beserta istri, Wakil Ketua DPRD Pacitan Gagarin dan sejumlah tokoh dan sesepuh Pacitan lainnya. (wied)

post-top-smn

Baca berita terkait