Sunday, 20 October 2019

Implementasi Pencalegan Partai HANURA Kabupaten Sukabumi Tidak Expektasi

post-top-smn

HAMZAH GURNITA.

Sukabumi, SMN – Mekanisme dalam Proses Pencalegan Partai HANURA Kabupaten Sukabumi secara Asumsi tidak Absurd dan terkesan tidak Expektasi dalam mekanisme.Implementasi Pencalegan ini tidak Efisien, hal ini di alami oleh Sekretaris DPC Partai HANURA Kabupaten Sukabumi HAMZAH GURNITA.Dari Daerah Pemilihan 1 (DP 1), bahwa tanpa tidak terduga namanya hilang dari Daftar Calon Sementara (DCS), yang dikeluarkan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Sukabumi.

HAMZAH GURNITA terkesan di Persekusi dengan namanya di depolitisasi yang tiba-tiba hilang di PENCALEGAN dari Daftar Calon Sementara yang dirilis di KPUD Kabupaten Sukabumi.Menurut HAMZAH GURNITA dia mengatakan,” Memang benar bahwa nama saya tidak ada di DCS, saya heran kenapa bisa seperti itu, padahal sudah jelas instruksi dari DPD dan DPP saya wajib no 1, Tetapi bukan malah no 1 yang ada nama saya hilang.

Lanjutnya, ini jelas oknum yang bermain, karena saya tidak membayar, dan kemudian nama saya dicoret, memang luar biasa, ada juga Caleg yang dimintai uang sebesar 20 Juta oleh Oknum di DPC ini, hal ini sudah tidak benar, bagaimana Partai bisa besar, ” Beber HAMZAH GURNITA kepada wartawan SMN.

Sementara Ketua DPD Partai HANURA Jawa Barat H Aceng Fikri saat dihubungi lewat WA mengatakan,” Ketika pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum tentu ada TTD Sekretarisnya, sementara Sekretaris mendaftarkan para Bacaleg yang tidak ada, bila dihilangkan diperbaikan atau dicoret dari daftar Pencalegan, itu alasan yang harus dibenarkan dalam Regulasi Partai, dengan ini saya akan memanggil keduanya untuk Dikonfortir demi Obyektifitas, Obyek kesalahannya,” Ungkapnya. (Fad)

post-top-smn

Baca berita terkait