Tuesday, 12 November 2019

Hasil Sidang Isbat, Pemerintah Tetapkan Hari Raya Idul Adha pada 12 September 2016

post-top-smn
Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin usai menggelar sidang Isbat di kantor Kementerian Agama RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (1/9/2016) Kemarin.

Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin usai menggelar sidang Isbat di kantor Kementerian Agama RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (1/9/2016) Kemarin.

Jakarta, SMN – Pemerintah telah menetapkan Hari Idul Adha atau 10 Zulhijah 1437 Hijriah akan bertepatan pada Senin, 12 September 2016.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin seusai menggelar sidang isbat di kantor Kementerian Agama RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (1/9/2016) Kemarin.

“Kami baru saja menyelesaikan sidang isbat untuk menentukan awal bulan Zulhijah. Saat sidang isbat tadi kami sepakat menetapkan Idul Adha bertepatan pada Senin, 12 September 2016,” ujar Lukman.

Lukman mengatakan, berdasarkan pemaparan Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama, diketahui posisi bulan sudah berada di bawah matahari.

Perhitungan hisab tersebut kemudian dikonfirmasikan dengan metode rukyat. Dari sejumlah petugas yang melakukan pemantauan di sejumlah titik, dilaporkan tidak ada satu pun yang melihat hilal.

Artinya, awal bulan Zulhijah baru jatuh pada Sabtu, 3 September 2016.

“Tidak satu pun dari sejumlah petugas yang melakukan rukyat berhasil melihat hilal. Maka dari itu, bisa dipastikan, mulai malam ini, kita belum bisa masuk ke bulan Zulhijah,” kata Lukman.

Sidang isbat dilakukan secara tertutup seperti saat sidang penentuan awal Ramadhan dan 1 Syawal.

Sidang tersebut dihadiri oleh perwakilan sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam, seperti Gozali Masruri mewakili NU, Yunahar Ilyas mewakili Muhammadiyah, Ketua MUI Abdullah Saidin, serta duta besar negara sahabat dan sejumlah tokoh Islam.

Sidang juga dihadiri Ketua Komisi VIII DPR RI Ali Taher.(trb)

post-top-smn

Baca berita terkait