Friday, 6 December 2019

Gerakan 1000 Pohon di Penutupan MPLS SDN Kedungturi

post-top-smn

Ketty Ernawarsiyah, selaku kepala sekolah membuka secara langsung MPLS di SDN Kedungturi tahun ajaran baru 2019-2020

Sidoarjo,suaramedianasional.co.id –  Memasuki tahun ajaran baru 2019-2020 Sekolah Dasar Negeri Kedungturi Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo, Jumat (19/07). Kegiatan ini diawali dengan senam bersama yang di ikuti siswa dari kelas 1 sampai kelas 6. Khusus dikelas 1 ada pembukaan Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang ditandai dengan pelepasan ribuan balon yang bertuliskan MPLS dengan tujuan “Biar anak-anak merasa senang dan menambah semangat untuk bersekolah,  yang intinya pengenalan diri sendiri dan adaptasi dengan tempat sekolah yang baru”ucap Ketty Ernawarsiyah selaku Kepala Sekolah SDN Kedungturi.
Dulu dari TK terus disekolah ini akan ada belajar mandiri dan pengenalan ruang-ruang kelas, ruang perpustakaan. Siswa kelas 1 nanti juga akan dikenalkan dengan lagu-lagu mars SDN Kedungturi,  serta  gerakan 1000 pohon.Sekolahan Kedungturi adalah sekolah Adiwiyata pemahaman anak-anak dan supaya peduli lingkungan, artinya dengan menanam pohon yang juga melibatkan orang tua/wali murid sehingga tercipta suatu lingkungan sekolah yang benar-benar peduli dan ramah lingkungan ada sisi positif di penyelenggaraan gerakan 1000 pohon ini. Apalagi SDN Kedungturi ini menjadi salah satu sekolah rujukan dari 2 sekolah di Kabupaten Sidoarjo.
Disinggung masalah Zonasi, Eli sebagai guru pengajar menjawab, bahwa berkaitan dengan sistem zonasi kemarin memang semuanya pasti merasa resah tapi harus dilihat sisi positifnya, dan intinya untuk tingkat sekolah dasar yang diutamakan bukan masalah jarak tempat tinggal ke sekolah, tapi umur calon siswa juga menjadi hal utama yang harus diperhatikan oleh orang tua atau wali murid.
Sementara itu,  Ketty Ernawarsiyah  selaku kepala sekolah, tetap berpegang teguh pada mutu pendidikan, yang terpenting modal utama adalah menuntut ilmu dan sistem pendidikan di sekolah ini, harus lebih ditingkatkan. “Tentu dengan menciptakan talenta-talenta yang mampu bersaing dan berkarakter dan berkepribadian,” tuturnya. (bry)
post-top-smn

Baca berita terkait