Saturday, 21 September 2019

Ditegur Asprop Jatim, Askab PSSI Trenggalek Akan Gelar Kongres Pemilihan Ketua Baru

post-top-smn

Trenggalek, suaramedianasional.co.id – Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Trenggalek mendapat surat teguran dari Asprop Jatim perihal kongres yang tidak segera digelar.Alasanya, masa jabatan kepengurusan Askab PSSI Trenggalek sudah berakhir pada tanggal 22 Desember 2018.
“Kita memang mendapat surat teguran dari propinsi agar segera menggelar kongres untuk membentuk kepengurusan yang baru,” terang Hariyanto Sutrasman, Sekretaris Askab PSSI Trenggalek, Sabtu (23/2).
Dijelaskannya, surat teguran itu dilayangkan seminggu yang lalu dan jajaran pengurus sudah menggelar rapat soal kongres tersebut termasuk membahas waktu pelaksanaannya.
Langkah awal akan dibentuk komisi pemilihan dan banding untuk mengetahui siapa – siapa yang yang mau mencalonkan  diri sebagai ketua. “Kami persilahkan kepada masyarakat Trenggalek jika ingin menjadi Ketua Askab PSSI Trenggalek. Semua bisa mencalonkan dengan beberapa ketentuan yang berlaku,” imbuhnya.
Pria yang juga menjadi Abdi Negara ini menjelaskan jika tidak ada sanksi dari Asprop terkait keterlambatan menggelar kongres sehingga tidak ada masalah secara tehnis dalam kongres nanti.
Selain itu, menurutnya, jajaran pengurus sepakat jika pelaksanaannya bisa sesegera mungkin karena dalam waktu dekat banyak even – even, baik turnamen atau kompetisi dari beberapa kelompok umur. “Jelas kami akan patuh pada aturan yang berlaku dan surat teguran tersebut bisa dijadikan pelajaran berharga. Untung saja tidak mendapat sanksi,” katanya.
Mahdi Haris, salah satu pemerhati sepakbola  Trenggalek sepakat jika kongres segera digelar agar kegiatan sepak bola di Bumi Menak Sopal (Trenggalek, red) bisa berjalan dengan baik dan mendapat pengawalan langsung dari induk organisasinya.
Pria yang meluluskan gelar Sarjana Hukum di UGM ini berharap agar pemerintah daerah bisa memberi support dan arahan tentang masa depan sepakbola Trenggalek. “Setidaknya, pemkab bisa memberi motivasi dan dukungan agar kongres bisa berjalan dengan baik tanpa kendala,” jelasnya.
Tentang sosok siapa yang layak menjadi ketua, pria berkacamata ini mengatakan, paham sepakbola dan memiliki pengalaman harus menjadi syarat utama. “Ketua itu harus membidangi dan bisa mengayomi.Tidak kalah penting totalitas dan loyal,” ungkapnya.
Mahdi berharap siapapun yang menjadi Ketua Askab PSSI Trenggalek agar kompetisi internal segera digelar agar talenta – talenta muda bisa terlihat dan bisa menjadi tulang punggung Persiga.
Kompetisi internal akan menjadi salah satu modal penting untuk membentuk btim tangguh. “Saya berharap agar anggaran untuk sepakbola naik,” katanya.
Selain itu, optimalisasi terhadap pemain lokal harus menjadi prioritas karena kualitas pemain lokal tidak kalah dengan pemain luar daerah dengan catatan, kompetisi digelar dengan baik. “Kita fokus ke internal dulu, target kompetisi regional realistis saja,” pungkasnya. (ags)
post-top-smn

Baca berita terkait