Wednesday, 16 October 2019

Dinas Perhubungan Ponorogo, Segera Launching Program “ACS”

post-top-smn
     Junaedi, SH.MM Kepala Dinas Perhubungan Ponorogo

Junaedi, SH.MM Kepala Dinas Perhubungan Ponorogo

Ponorogo, SMN – Menjawab masalah tingginya angka laka dikalangan pelajar bawah umur maka pemkab Ponorogo dalam hal ini dinas Perhubungan segera meluncurkan program angkutan gratis sekolah yang diberi nama “Angkutan Cerdas Sekolah” (ACS). Hal ini disampaikan oleh kepala dinas Perhubungan Djunaedi, SH. MM saat ditemui diruang kerjanya. Menurutnya paling lambat awal bulan Februari sudah launching program ACS, sedangkan saat ini sudah sampai pada persiapan teknis final.

“Paling lambat Februari angkutan pelajar yang kita namai dengan Angkutan Cerdas Sekolah (ACS) itu akan segera kila laksanakan dan beroperasi. Program angkutan sekolah gratis itu, saat ini tinggal menunggu hasil kajian teknis dan turunnya anggaran saja. Tentu saja kita bekerjasama dengan berbagai pihak dalam hal ini Satlantas Polres Ponorogo dalam pelaksanaan teknisnya, ”ungkap Djunaedi. Lebihlanjut dia mengatakan bahwa armada yang digunakan untuk ACS adalah angkodes. Hal ini dengan berbagai pertimbangan, selain harga yang terjangkau juga rute angkodes bisa mencapai ke sekolah-sekolah.

“Pada awalnya memang ada gagasan meluncurkan program “Bus Pelajar” atau angkutan yang kita pakai itu adalah kendaraan Bus. Tapi setelah kita lakukan penawaran kepada pemilik armada Bus yang ada, kendala yang muncul kemudian adalah soal rute trayek mereka selama ini. Dimana trayek mereka ternyata tidak bisa menjangkau semua rute Angkutan Sekolah sebagaimana yang telah fix kita petakan,” imbuh Djunaedi. Akhirnya ACS nanti akan menggunakan armada Angkodes dan Minibus. “Ada 33 Armada yang nanti kendaraannya akan kita sewa dan kita gunakan untuk Angkutan Cerdas Sekolah ini. Meliputi Angkodes sejumlah 26 sisanya 7 armada Minibus yang bisa mengangkut lebih dari 20 penumpang,” terang Djunaedi.

Berbagai upaya sosialisasi pun telah dilaksanakan disekolah-sekolah. Untuk teknis pelaksanaannya nanti, Dinas Perhubungan juga telah merekrut serta membentuk tim Guru Pendamping untuk membantu teknis suksesnya pelaksanaan angkutan gratis pelajar ini. Kemudian jauh hari sebelumnya, Tim Dinas Perhubungan Ponorogo juga telah melakukan studi banding Angkutan Pelajar ini ke beberapa daerah. Seperti Bojonegoro, Tulungagung, Tabanan hingga Malang dan lainnya. Anggaran untuk program Angkutan Cerdas Pelajar ini, Pemkab Ponorogo sejauh ini menganggarkan dana Rp. 1,1 Milyard. Dari wacana anggaran sebeumnya yang mencapai 2 Milyar.

Awalnya program ACS ini akan menyasar khusus bagi pelajar SMP yang sekolah di seputar wilayah kota saja. Namun pada perkembangannya, ternyata bupati H. Ipong berharap lebih. Sehingga pada akirnya ACS ini akan berlaku untuk pelajar tingkat SLTP/SLTA di semua kecamatan atau tidak hanya dalam kota saja. Dengan persiapan-persiapan yang sudah dilakukan selama ini, Kepala Dinas Perhubungan berharap agar nanti program ini bisa berjalan sesuai harapan dan bisa benar-benar berjalan efektif serta bermanfaat bagi para pelajar. Dari data di Polres Ponorogo angka laka lantas yang melibatkan pelajar pada tahun 2016 mencapai 112 kejadian, dengan korban meninggal 20 orang luka berat 2 orang dan luka ringan 185 orang. Sedang kerugian materi mencapai Rp. 138.300.000,-. Dengan adanya ACS ini diharapkan benar-benar dapat menurunkan angka laka lantas dikalangan pelajar yang mengundang keprihatinan banyak pihak. (any/wied)

post-top-smn

Baca berita terkait