Sunday, 20 October 2019

Dalam Waktu Dekat Sistem Baru  E-Parkir Diterapkan di Sidoarjo

post-top-smn

Tampak parkir yang berjejeran di Jalan Gajah Mada Sidoarjo.

Sidoarjo, SMN – Pemkab Sidoarjo dan DPRD Sidoarjo sudah sepakat untuk menghapus parkir berlangganan. Direncanakan mulai awal tahun 2019, bakal diterapkan sistem baru, yakni e-parkir.

Sebelum sistem baru itu benar-benar dilaksanakan, Dishub juga bakal melakukan uji coba. Tahap awal, lokasi yang dipakai uji coba e-parkir adalah sepanjang jalan Gajahmada.

Dalam uji coba nanti, ada beberapa perubahan dilakukan. Lokasi parkir kendaraan roda dua dan roda empat dipisahkan. Mobil ditempatkan di tiga titik. Yakni depan toko gorden hingga toko buku Togamas, depan toko Pelangi hingga apotek Sidoarjo, serta di depan toko Homemart hingga toko Nasir.

Sedangkan parkir roda dua disediakan tiga titik. “Di depan toko Togamas, Jamu Ibu sampai toko emas Ganesha, serta di areal depan apotek 7 hingga apotek Gama,” urainya.

Selain itu, juga bakal dilakukan pembatasan jumlah kendaraan yang parkir. Menurut Kepala Disbub Sidoarjo M Bahrul Amig, pembatasan jumlah kendaraan itu fungsinya agar jukir bisa mengamati kendaraan.

“Selain itu agar jalan tidak macet. Sebab keberadaan parkir kerap membuat lalu lintas jalan Gajah Mada tersendat,” tukas Amig.

Setelah Jl Gajahmada, uji coba bakal dilanjutkan di titik lain. Utamanya di jalan-jalan protokol di Sidoarjo.

Sambil menunggu sistem baru itu berjalan, Dishub memberlakukan kembali pelayanan parkir sistem karcis. Ini untuk mengisi kekosongan layanan parkir. Sebab, sejak parkir berlangganan dihapus, pemkab belum memberlakukan sistem e-parkir.

Sistem karcis hanya diperuntukkan bagi warga yang belum membayar parkir berlangganan. Bagi warga yang sudah membayar parkir berlangganan, fasilitas itu tetap berlaku sampai akhir 2018.

Kalangan dewan terus memantau perkembangan persiapan sistem baru pengelolaan parkir di Sidoarjo. Mereka berulang kali mewanti-wanti, sistem baru nanti harus lebih baik. Jangan seperti Parkir Berlangganan yang terus menuai protes dari warga sejak ditetapkan 2012 silam hingga akhirnya dihentikan beberapa waktu lalu.

“Intinya pelayanan harus lebih baik. Penataan benar-benar bagus, dan bisa menekan kebocoran-pendapatan dari sektor parkir yang sebenarnya cukup besar,” kata Ketua DPRD Sidoarjo Sulamul Hadi Nurmawan.Terkait rencana pergantian sistem parkir di Kabupaten Sidoarjo,nantinya juru parkir akan di naikan gaji dari sebelumnya Rp.800.000/bulan menjadi kisaran sebesar Rp. 2.5 juta setiap bulannya.Kenaikan gaji ini bertujuan agar juru parkir benar-benar menjalankan tugas sebagai jukir.”Tanpa ada pungutan parkir lagi dari warga, “ujar Kepala UPT Parkir Dishub Sidoarjo, Feri Prasetio.(Try)

post-top-smn

Baca berita terkait