Wednesday, 18 September 2019

Bupati Blitar Lantik 620 Pejabat Fungsional dan Administrasi

post-top-smn

Bupati Blitar, Rijanto, menggelar pelantikan dan pengambilan sumpah, untuk ratusan jabatan administrasi dan jabatan fungsional pada Selasa (26/3) di Pendapa Ronggo Hadinegoro.

Blitar, suaramedianasional.co.id – Bupati Blitar, Rijanto, menggelar pelantikan dan pengambilan sumpah, untuk ratusan jabatan administrasi dan jabatan fungsional pada Selasa (26/3) di Pendapa Ronggo Hadinegoro.

Upacara pelantikan itu dipimpin langsung oleh Bupati Rijanto dan dihadiri Wakil Bupati Blitar Marhaenis Urip Widodo beserta jajaran forum pimpinan daerah (Forpimda) Kabupaten Blitar.

Dalam acara ini ada 620 PNS yang dimutasi dan menduduki jabatan baru. Jabatan yang paling banyak diisi diantaranya kepala sekolah, kepala seksi, sekretaris kelurahan dan kecamatan serta pejabat di Puskesmas dan penyuluh pertanian. Juga ada pergantian jabatan camat di Kabupaten Blitar.

Setelah diambil sumpahnya dan dilantik secara simbolis, bupati mengimbau agar para pegawai bisa segera beradaptasi di jabatan fungsional di Kabupaten Blitar. Sehingga pemerintahan segera lancar dan bisa melayani masyarakat dengan maksimal.

“Seperti kita ketahui saat ini banyak jabatan kepala sekolah yang kosong begitu juga pejabat administrasi dan fungsional di kecamatan. Maka dari itu kita percepat pengisian jabatan agar aktifitas kembali lancar,” ungkap Bupati Rijanto.

Bupati menegaskan, pengisian jabatan di Kabupaten Blitar ini bebas dari unsur jual beli. Dengan pengisian jabatan yang bersih ini, diharapkan pejabat bisa bekerja tanpa beban. “Saya sudah mewanti-wanti jajaran agar jangan sampai ada jual beli,” tegasnya.

Khusus untuk pejabat fungsional di kelurahan dan kecamatan, bupati meminta segera menjalin koordinasi dengan penyelenggara Pemilu guna menyukseskan pemilu serentak 2019.

Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian dan Sumberdaya Manusia (BKSDM) Kabupaten Blitar, Mashudi mengatakan, sebanyak 620 pejabat yang dilantik dengan rincian pejabat bidang administrasi 353 orang, kepala sekolah 195 orang, dan fungsional sebanyak 72 jabatan.

“Jadi ini jabatannya yang kosong yang kita isi. Kalau pegawai kita masih kekurangan sebab tiap tahun ada sekitar 450 pegawai negeri yang pensiun,” kata Mashudi. (jon)

post-top-smn

Baca berita terkait