Monday, 9 December 2019

Bina Desa Kemiri Kecamatan Kepanjen

post-top-smn

MALANG - BINA DESA

Malang, SMN – Bhakti Sosial Menata Desa (Bina Desa) sebagai bentuk nyata kinerja Pemerintah Kabupaten Malang dalam mempercepat pembangunan, telah digelar untuk kesekian kalinya. Pada setiap rangkaian kegiatan Bina Desa tersebut, selalu diwarnai berbagai kegiatan yang menarik. Tidak terkecuali Bina Desa ke-30 yang digelar di Kecamatan Kepanjen, Februari 2015.

Selama dua hari, terdapat puluhan kegiatan yang diadakan, diikuti ribuan masyarakat. “Bina Desa ini diharapkan dapat menyerap aspirasi dari masyarakat, untuk kemudian diolah guna membuat kebijakan-kebijakan demi percepatan pembangunan, “ungkap Bupati Malang H. Rendra Kresna saat menyampaikan maksud dan tujuan Bina Desa kepada masyarakat di Desa Kemiri.

Di hari pertama, rangkaian kegiatan Bina Desa diawali dengan peresmian sanitasi komunal, bank sampah dan green house, serta penyerahan bantuan kendaraan roda tiga yang berada di Dusun Pepen, Desa Mojosari. Dilanjutkan dengan peresmian gedung baru SMK Islam Farmasi dan sambang sekolah SMK Muhammdiyah 1 Kepanjen, kemudian dialog dengan anggota PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) cabang Kenpanjen di SMKN 1 Kepanjen.

Setelah itu dilanjutkan juga dengan peresmian menara Masjid Nur Aimah Desa Tegalsari, peresmian TPST dusun Tempur Desa Kemiri, serta menyaksikan pertandingan sepak bola jago kapuk antara SKPD dengan Masyarakat di lapangan desa Kemiri. Saat malam hari, masyarakat juga diajak berdialog bersama Bupati Malang, yang diikuti sekitar 1000 warga.

Bupati menerangkan tentang pentingnya silaturahmi pada program Bina Desa tersebut, dengan memboyong seluruh pejabat Kepala SKPD agar dekat dengan masyarakat. “Selama dua hari, selain bersilaturahmi kami juga melihat perkembangan yang ada. Anggaran yang terbatas, menuntut pemerintah untuk dapat membuat skala dan prioritas pembangunan secara tepat. Saya bersyukur karena Kepanjen sudah punya TPST, karena Kepanjen ini sudah menjadi kota dan permasalahan sampah tertangani dengan baik. Saya juga terus berkomitmen sampai kapanpun, seorang pejabat harus dekat dengan rakyat sehingga apa yang diinginkan rakyat bisa direalisasikan, ya salah satunya dengan Bina Desa seperti ini.”

Keesokan harinya (hari kedua, red) berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang juga menggelar berbagai kegiatan. Di pagi hari usai sholat subuh seperti biasanya Bupati Malang langsung mengunjungi warga Desa Kemiri dengan memberikan bantuan berupa paket sembako, kepada kaum duafa atau warga yang kurang mampu.

Setelah itu dilanjutkan dengan kunjungan ke SDN 1 Kemiri dengan agenda pemberian makanan tambahan bagi anak sekolah dengan memakan daging sate kelinci dan minum susu. Disini Bupati menghimbau kepada orang tua yang hadir mendampingi anaknya, agar mau mengkonsumsi daging kelinci. “Daging kelinci itu gizinya lebih tinggi dibanding dengan daging ayam, maka dari itu saya menghimbau agar bisa memelihara kelinci yang memang khusus untuk di konsumsi, bukan kelinci hias, “katanya.

Kemudian Bupati meninjau pembangunan jembatan yang menghubungkan antara Desa kemiri dan Desa Kanigoro Kec. Pagelaran. Selain itu juga ada bedah rumah, plesterisasi dan pembuatan jamban keluarga oleh Badan Perumahan serta Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang dibantu juga oleh Organisasi Kawula Muda Bersatu Kepanjen. Bupati didampingi Kepala SKPD juga melakukan peninjauan berbagai kegiatan yang ada, seperti temu gapoktan se Kecamatan Kepanjen di Desa Mangunrejo, berdialog langsung dengan kelompok tani serta memberikan bantuan traktor. Kemudian kunjungan Bina Desa ini ditutup dengan Launching Tim Salob (sapu lobang) jalan, di Desa Panggungrejo.

Dalam rangkaian kegiatan Bina Desa tersebut, istri Bupati Malang Hj. Jajuk Rendra Kresna selaku Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Malang juga memiliki berbagai kegiatan yang padat. Di antaranya melakukan peninjauan taman posyandu, pengobatan gratis, penyerahan bantuan siswa dan lansia duafa, pelatihan hantaran nikah serta peninjauan TK Dharma Wanita yang di pusatkan di Balai Desa Kemiri. (opt/jun)

post-top-smn

Baca berita terkait