Thursday, 17 October 2019

Berdalih Menolong, Komplotan Ini Berhasil Kuras ATM Korban Rp 24 Juta

post-top-smn

Sidoarjo, suaramedianasional.co.id – Hati-hatilah menerima pertolongan saat kartu ATM tersangkut. Bahkan bila itu terjadi pada mesin ATM yang ada di minimarket sekalipun. Seperti kejadian yang dialami, F, seorang warga Puri Surya Jaya, Sidoarjo. F pada hari Minggu, (21/10) merasa kesulitan dengan kartu ATM miliknya yang tersangkuta tak bisa keluar. Di saat itulah seorang lelaki menawarkan diri menolong dan mengeluarkan kartunya dari mesin.

F tak sadar kartu ATM yang asli miliknya terlah ditukar. Tak lama usai kejadian itu, saldo tabungan F hilang sekitar Rp 24 juta. Sontak, F pun melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Dengan gerak cepat, Satreksim Polresta Sidoarjo berhasil memburu dan menangkap 4 pelaku pencurian dengan modus mengganjal mesin ATM sehingga kartu milik para korban tersangkut. “Setelah kartu korban tersangkut, pelaku tampil sebagai penolong, padahal itu hanya modus untuk menukarkan kartu ATM dan memperoleh pin lalu menguras tabungan korbannya,” ujar Kasatreskrim Polresta Sidoarjo, Kompol Muhammad Harris.

Keempat tersangka yang ditangkap berinisial FY, JS, RA dan S dan semua berasal dari Bandar Lampung. Mereka cukup jeli mempersiapkan alat dan mengatur cara melancarkan aksinya. Sebagai contoh kejadian yang menimpa F di ATM sebuah minimarket di Puri Surya Jaya itu, kawanan ini lebih dulu membuat ATM yang bagian samping atasnya dikikis dengan cutter, selain itu juga menyiapkan gergaji besi ukuran kecil serta tusuk gigi.

Mereka mengganjal mesin dengan tusuk gigi dan menunggu targetnya memanfaatkan mesin ATM yang sudah diotak-atik tersebut. Para korban yang kartu ATM-nya macet kmudian didekati dan tersangka menawarkan bantuan untuk melepasnya. Saat itu, sebenarnya kartu milik korban masih menancap dan masih terbuka untuk dimanfaatkan.

Rata-rata korban tidak menyadari bahwa kartunya masih ada di dalam mesin dan mereka menerima kartu yang palsu. Korban juga cepat-cepat berlalu begitu menerima kartu. “Hal ini juga terjadi pada korban berinisial F ini, dia tak menyadari kartu ATM asli miliknya masih ada di dalam mesin,” katanya.

Beberapa saat kemudian pelaku sudah berhasil mengubah pin korbannya dan mencari mesin ATM lain untuk menguras isinya. Dalam kasus yang menimpa F, dana yang diambil pelaku sejumlah Rp 24 juta. Laporan korban dan pelacakan  polisi akhirnya mengarahkan pada keempat pelaku tersebut.

Polisi juga menyita satu unit mobil Toyota Agya nopol B 1268 XX, cutter terbungkus lakban, sebuah gergaji warna oranye yang sudah dipotong dua, 1 pak tusuk gigi, 3 lembar struk transaksi ATM, sau kartu ATM BCA Platinum milik korban F dan uang Rp 550 ribu yang merupakan sisa hadil kejahatan. Para tersangka akan dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. (tri)

post-top-smn

Baca berita terkait