Sunday, 22 September 2019

Beli Laptop via Lazada, Pertanyakan Pengembalian Dana Transaksi yang Batal

post-top-smn

Emas di LAZADA, dengan no Order #225974129826426.

Lumajang, suaramedianasional.co.id – Acmad Fuad Afdlol, salah satu pembeli via toko online Lazada, kini mempertanyakan transaksinya yang batal saat membeli lap top beberapa waktu sebelumnya. “Masalahnya, uang saya belum kembali ke rekening, padahal  dijanjikan dalam 3-7 hari kerja sudah beres, sementara ini sudah lebih dari 10 hari,” kata Achmad.

Achmad menyampaikan kekecewaan itu dengan membeberkan kronologis pembeliannya pada 4 Nopember 2018 lalu. Dia tertarik dengan sebuah laptop merek Asus. Dia pun tergiur dengan harganya yang miring dan melakukan order dengan nomor order A442UF / I5-8250U/8GB/ 1TB/MX130 2GB/WIN 1 / -Emas di LAZADA, dengan no Order #225974129826426.

Order yang dilakukan Achmad, Minggu (4/11) lalu sekitar pukul 13:44:20 wib dengan metode pembayaran via transfer Bank BCA atas namanya sendiri. Pada hari yang sama saya menerima update bahwa pesanan berhasil diverifikasi, dengan kode pembayaran virtual BCA nomor 3905290790286341. “Pada hari yang sama juga, sekitar pukul 16:17 wib, dikatakan bahwa no order #225974129826426 pembayaran pesanan berhasil diverifikasi,” jelasnya lagi.

Achmad mengaku sempat agak ragu dengan harga murah yang ditawarkan, dia pun melakukan chatt dengan customer service. “Harga Rp 2.050.000, saya sempat chatt dengan customer service dan menanyakan mengapa harganya murah sekali. Saat itu dijawab karena black market,” katanya.

Fuad pun agak terkejut ketika black market yang dilakukan ternyata tak akan menjamin dan tidak menanggung transaksi yang dilakukan antara user dengan seller. “Karena telah mendapatkan konfirmasi dari toko penjual produk, bahwasannya barang tersebut black market, akhirnya saya membatalkan pembelian produk tersebut, sesuai saran dari pihak penjual, yaitu toko Denisali,” ujarnya.

Menurut keterangan dari pihak penjual (Denisali), via chat WA nya memgatakan jika dirinya hanya numpang promosi saja di toko online Lazada Indonesia. “Pada 6 Nopember 2018, pukul 13:07 wib, pada email saya dikirimi pesan bahwa produk pesanan anda #225974129826426, telah dibatalkan, harusnya dengan waktu yang diberikan 3-7 hari kerja, dana itu sudah masuk kembali ke rekening saya, tapi ini sama sekali tidak ada,” keluhnya.

Persoalan ini, semalam sempat didiskusikan dengan Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Hasran SH MHum, jika apa yang dialami oleh Achmad ini adalah sebuah kejahatan online yang harus diketahui asal usulnya. “Coba nanti kita pelajari dulu ya, sebab persoalan ini perlu ada kajian khusus,” katanya singkat kepada Achmad waktu itu. (afu/tiek/tim)

post-top-smn

Baca berita terkait